Selasa, 17 Mei 2016
Boo, hanya mimpi
Boo, aku disini...
Masih terasa gelap
Walau empat titik pijar menyala
Dingin merayak sekujur kuduk
Hanya seorang diri disini
Dan tak satu senyumpun mengemban
Sunyi...
Terbawa dentingan jam lirih
Sayup-sayup angin dan hembus nafas sendiri
Sesekali decit-decit jendela menyeruak
Sendu tak bertepi
Namun entah...
Terasa nyaman yang syahdu disini
Hingga tak ingin beranjak pergi
Duduk,
Kepala terbaring dan mata terpejam
Semua seolah berputar
Begitu banyak persimpangan disana
Namun semuanya indah, warna-warni dan bahagia
Sementara pintu ruangan terbuka
Ah... hanya mimpi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar