Kamis, 26 Mei 2016

Boo, biar aku bagikan bagaimana aku disini




Sementara dibalik jendela banyak pribadi bebas melangkah memilih jalan untuk kebahagiaan
Menyimpan waktu dan melepaskannya untuk kesenangan, pelipur diri
Mengurung diri dalam sangkar dan terbang, walau hanya beberapa saat
Bukan berarti tak mencapai apapun selain itu, namun tetap mendapatkannya
Menutup tirai tak menjanjikan menjadi lega mengabaikan mereka, pada akhirnya tirai kubuka lagi
Sedang aku? Tak berkutik, hampir tak menghasilkan apapun
Hening… nyenyat tak bergerak

Jenuh memang dengan hidup seperti ini, dan bisa dikatakan menyedihkan
Bayangkan saja, hidup cukup dengan berprofesi, dan seusai hanya menatap pada layar
Yang semuanya hanya sebuah drama, fiktif saja
Sesekali terawa, terhibur memang
Tapi apakah untuk selamanya? pertanyaanku setiap kali tertawa ketika menatap
Ternyata tidak, tidak untuk semua keadaan
Kadang aku merasa hidup yang seperti ini terasa sangat membosankan
Bagaimana tidak, tanpa juga dibumbui hangatnya kasih keluarga

Biar aku bagikan bagaimana aku disini
Kalau-kalau tak hanya aku yang seperti ini, entah apa yang akan dilakukannya
Ada kala keadaan seperti ini aku rindukan
Musimku untuk menyendiri, menyepi
Terdengar aneh, konyol bagi kalian, namun apa daya inilah keadaanku di musim itu
Tak sudi terusik oleh bab apapun, bahkan itu semua kesayangan
Bodohnya aku, itu musim yang selalu muncul dikehidupanku
Barang kali mereka marah dengan aku yang seperti itu, tapi itu aku saat itu
Mungkin lagi mereka merasa tak dianggap keadaannya, tapi itu keadaanku saat itu
Dan tolong sampaikan pada mereka, Boo
Itu adalah musin cukup dengan aku, aku, dan kehidupanku sendiri
Jika sayang, mereka harusnya tau juga pahami

Kali ini, aku gelisah musim apa sekarang untukku
Belum ada saat, ketika aku ingin sendiri namun terasa jenuh dengan kesendirian sendiri
Apa yang harus aku lakukan? Tolonglah keadaanku ini, Boo
Biar aku bagikan bagaimana aku disini



Tidak ada komentar:

Posting Komentar